Kampanye Virtual, Dana-Dipa Siap Tampung hasil Nelayan Melalui BUMD

kampanye virtual dengan kelompok nelayan

AMLAPURA-fajarbali.com | Pasangan calon Pilkada Karangasem nomor 01, I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana–Dipa) tampaknya tak henti-henti menggali masukan dari masyarakat Karangasem.

Tidak saja dilakukan dengan cara kampanye bertatap muka, Dana-Dipa juga memanfaatkan teknologi untuk mendengar aspirasi masyatakat yakni melalui kampanye virtual. Seperti pada Minggu (29/11) kemarin, Dana-Dipa menggelar kampanye virtual dengan melibatkan 30 kelompok Tani, Nelayan, Tenun, Anyaman dan UMKM Se-Kabupaten Karangasem. 

Dihadapan Dana-Dipa, kampanye virtual yang disaksikan ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster ini, para peserta menyampaikan sejumlah aspirasi. Salah satunya disampaikan nelayan asal Kecamatan Kubu, I Komang Patra yang mengharapkan adanya asuransi untuk nelayan dan membuatkan produk hukum bagi perlindungan nelayan. Patra juga berharap kepada Dana-Dipa agar di Karangasem memiliki Perda Nelayan hingga tempat untuk menjual hasil panen ikan guna mempercepat kesejahteraan masyarakat di pesisir. 

Selain dari kelompok Nelayan, aspirasi juga disampaikan oleh kelompok Anyaman Pering Sari, Selat bersama Kelompok Dagang di Rendang, Kelompok Tenun di Sidemen. Mereka juga berharap, semua masukan dari kelompok diakamodir saat Dana-Dipa diberikan mandat memimpin Karangasem. ” Kami berharap Dana-Dipa mengakomodir permohonan bantuan modal, pengembangan produksi hasil kerajinan hingga membantu pemasaran, dan memfasilitasi kegiatan pelatihan membuat anyaman dan mendesain kain tenun,” ujarnya. 

Sementara itu, calon bupati I Gede Dana menyebutkan, pihaknya sangat memahami permasalahan yang dihadapi baik para petani, Nelayan, Tenun, Anyaman dan UMKM. Masalah yang disebutkan itu sejatinya sudah ada solusinya dalam visi kami yakni, Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Karangasem Era Baru dengan memiliki arah program pembangunan yang mencakup 5 bidang prioritas yakni (1) pangan, sandang, dan papan, (2) kesehatan dan pendidikan, (3) jaminan sosial dan ketenagakerjaan, (4) adat, agama, tradisi, seni dan budaya, (5) serta pariwisata. “Untuk Nelayan kami sudah susun rencana adanya Pembangunan Zona Pelelangan Ikan, dalam pemasarannya kami akan tugaskan Badan Usaha Milik Daerah untuk memasarkan hasil panen ikan,” ujarnya. 

BACA JUGA  KPU Karangasem Buka Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Paslon bupati Karangasem yang diusung partai PDI Perjuangan dan Hanura ini juga menyampaikan, bahwa dirinya bersama I Wayan Artha Dipa sangat serius untuk mengabdikan diri untuk Karangasem dengan ngayah secara skala dan niskala untuk membangun Karangasem secara fokus, lurus, dan tulus. Untuk menggerakan pengerajin dan UMKM, memfokuskan pemberian bantuan modal, kegiatan pendampingan dan pelatihan, mencarikan desainer tenun, hingga segala hasil produksinya akan dimanfaatkan oleh Pemerintah salah satunya berupa mewajibkan seluruh ASN, Tenaga Kontrak, hingga Stakeholder Pemerintahan lainnya untuk menggunakan pakian dari hasil tenun di Karangasem. “Itu komitmen kami untuk ngayah di Karangasem, dan benar-benar mengbadi untuk masyarakat Karangasem,” ujarnya. 

Sementara, ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Wayan Koster menyampaikan, jika kabupaten Karangasem memiliki potensi yang sangat luar biasa. Selain dibidang pertanian,kata Wayan Koster, Karangasem juga memiliki adat, seni, budaya, pariwisata, hingga pesisir laut. “Komitmen saya ingin memajukan kabupaten Karangasem yang saat ini masih tertinggal dari kabupaten lainya, untuk memajukanya 

diperlukan Bupati dan Wakil Bupati yang memiliki keharmonisan program dari Kabupaten dengan Provinsi, hingga ke Pemerintah Pusat, dan Bupati-nya mudah diajak berkomunikasi, serta berkoordinasi untuk menyusun program yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya. (bud*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *