Resmi Lawan Kotak Kosong, GiriAsa dapat Posisi Sebelah Kanan Pemilih

giriasa

MANGUPURA-fajarbali.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung telah melakukan penetapan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung, Rabu (23/9) lalu. Pilkada Badung pun resmi hanya diikuti satu paslon yakni I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GiriAsa).

Meski hanya ada satu paslon, Kamis (24/9) KPU Badung tetap melakukan pengundian tata letak paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung. Kolom kosong atau kotak kosong mendapat posisi sebelah kiri pemilih. Sedangkan pasangan petahana yakni GiriAsa mendapat posisi sebelah kanan pemilih. 

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, proses pengundian berlangsung di kawasan Hotel Patra, Kuta Selatan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Hari ini dilakukan pengundian posisi tata letak pasangan calon. Tadi sudah kita lihat bersama, begitu diambil amplopnya, itu berisi posisi kiri dan kanan. Artinya posisi kiri dan kanan kaca mata pemilih,” ungkap pria yang disapa Katun itu.

Kayun mengungkapkan, GiriAsa pada pengundian tersebut mendapat posisi kanan. Sedangkan di sebelah kiri adalah kolom kosong.

“Ketika tadi sudah diambil dan diperoleh hasilnya, yaitu kanan posisi pasangan calonnya. Maka ini berdampak pada penerapan pada Alat Peraga Kampanye, baik berupa baliho, spanduk, dan umbul-umbul. Kemudian bahan kampanye berupa brosur, flyer, selebaran dan sebagainya. Terakhir berdampak pada desain surat suara. Jadi desain surat suara nanti ada dua kolom. Satu berisi foto pasangan calon yang posisinya letaknya di kanan. Yang di kiri berarti kolom tidak bergambar atau kolom kosong,” jelas Kayun.

Sementara itu, calon petahana I Nyoman Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada KPU Badung yang sudah melaksanakan tahapan pilkada.

“Hari ini kami, pasangan GiriAsa sudah melaksanakan tugas sesuai arahan LO yg sudah berkomunikasi dengan KPU. Kemarin sudah penetapan paslon dan sekarang pengundian. Kami sebagai peserta, sudah diberikan kesempatan memilih secara tertutup,” ungkapnya.

BACA JUGA  Mendaftar ke KPU, GiriAsa Siap Lawan Kotak Kosong

Terkait kampanye, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke tim pemenangan. “Karena kami sudah memiliki tim hingga ke akar rumput.

Saya kira masyarakat dari 6 kecamatan dan 62 desa kelurahan sudah cerdas menentukan pilihan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya ingin membangkitkan semangat floating mass atau massa yang mengambang. Yakni massa yang belum menentukan dukungan. Sehingga bisa meraih target suara di atas 90 persen. “Target kami di atas 90 persen. Di Indonesia kami targetkan tertinggi,” ujarnya. (put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *