Koster Targetkan Paket Sadia Minimal Menang 80 Persen

BANGLI-fajarbali.com | Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster geram dengan ulah kader yang dianggapnya pengkhianat.

Salah satu tudingan tersebut ditujukan langsung kepada I Made Gianyar dan Ngakan Kutha Parwata,  saat memberikan pembekalan kepada tim pemenangan paket Sedana Arta -Wayan Diar (Sadia) di DPC PDIP Bangli, Minggu (06/09/2020).

Bahkan Koster saat itu, langsung meminta DPC PDIP Bangli  mengusulkan kedua kadernya  tersebut  untuk dipecat ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Ketua DPD PDIP  I Wayan Koster ditemui awak media usai rapat koordinasi dengan tim pemenangan paket Sadia, membenarkan dirinya  telah memerintahkan DPC PDIP Bangli   untuk mengusulkan  kedua kader PDIP yakni Made Gianyar dan  Ngakan Made  Kutha Parwata untuk diusulkan dipecat.

“Kita minta DPC PDIP Bangli mengusulkan dua kader PDIP tersebut untuk dipecat.  Jangan sampai nanti mereka membawa nama PDIP,” ujar Koster.

Kata dia, untuk pemecetan  kader  adalah kewenangan DPP, karenanya DPC PDIP Bangli harus membuat usulan ke DPP untuk memecat keduanya sebagai kader. Pasalnya, seperti diketahui bersama Ngakan Kutha Parwata secara resmi telah mendaftar ke KPU Bangli sebagai calon wakil bupati mendampingi I Made Subrata yang tak lain adik bupati Bangli Made Gianyar dan diusung oleh Partai Golkar dan Nasdem.

“Kita mnita usulan pemecatan ini segera dikirim ke DPD kemudian diterusan ke DPP,” katanya.

Disinggung untuk target  kemenangan paket Sadia, jelas dia, pihaknya menargetan miminal 80 persen.  Untuk itu, PDIP dan partai koalisi harus bekerja keras dan bersatu.  Dia memastikan parpol pengusung solid dan secara komulatif didukung 78 persen, dengan 22 kursi.

“Kalau semuanya solid dan bekerja keras maka kemenangan dengan capaian angka menimal 80 persen bisa tercapai,”tegasnya.   Sementara dalam pengarahan pada tim pemenangan , pria yang kini menjabat Gubernur Bali ini, menekankan agar dalam mensosialisasikan paket Sadia ke  masyarakat, kader partai pengusung serta relawan agar melakukan pendekatan secara santun dan menjauhi pendekatan yang arogan.

BACA JUGA  Bawaslu Bangli Warning ASN dan Perbekel

“Kita minta kader dalam melakukan sosialisasi paket Sadia  ke masyarakat tetap mengedepankan sikap ramah dan santun. Dengan demikian masyarakat akan bersimpati kepada paket yang kita usung ini,” paparnya.Secara terpisah, Ngakan  Kutha Parwata jauh sebelumnya sudah menyatakan kesiapannya atas konsekwensi yang akan diterima dari induk partainya tersebut.

“Sejak awal saya sudah siap, itu tidak masalah. Sebab, sebagai kader saya sudah tahu aturan partai,” tegasnya. Diceritakan, keputusannya mau dipaketkan menjadi Calon Wakil Bupati Bangli karena memang dilamar oleh Made Subrata. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *