Tak Sesuai Hati Nurani, Sekretaris DPC Demokrat Karangasem Pilih Mundur Dan Dukung Dana Dipa

AMLAPURA-fajarbali.com |Langkah berani diambil I Nyoman Karya Kartika, sekretaris DPC Demokrat Karangasem. Pasalnya, karena tidak sesuai hati nurani yang diambil induk partainya yang memilih mengusung paket Calon IGA Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker), politisi asal Desa Ban, Kecamatan Kubu, memilih mundur sebagai sekretaris DPC Demokrat Kabupaten Karangasem untuk bergabung bersama tim pemenangan paket I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa). 

Sebagai bentuk dukunganya, mantan wakil ketua DPRD Karangasem periode 2014-2019 ini pun turut serta mengantar pasangan calon I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) mendaftar ke KPU Karangasem. “Iya saya ada di barisan Dana-Dipa sekarang,” ujar Karya Kartika. 

Karya Kartika mengatakan, dirinya berani melawan rekomendasi induk partai yang mendukung paket calon Massker. Bentuk keseriusan mendukung Dana-Dipa, Karya Kartika mengaku sudah mengundurkan sebagai sekretaris DPC Demokrat Karangasem. Pengunduran dirinya itu dilakukan bukan tanpa sebab. Karya Kartika mengaku, karena memang secara hati nurani lebih kepada paket I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) yang tentunya berseberangan dengan induk partainya yakni Partai Demokrat. “Saya mundur karena hati nurani berada di paket Dana-Dipa,agar tidak melawan aturan, lebih baik mundur sebagai sekretaris,” ujarnya. 

Karya Kartika mengaku,sudah komit untuk memenangkan pasangan Dana-Dipa di kecamatan Kubu. Pihaknya pun berharap, masyarakat Karangasem lebih jeli dalam memilih pemimpin Karangasem kedepan. Salah satu alasannya mendukung Dana-Dipa, karena calon mampu membawa Karangasem jauh lebih baik. “Harapanya masyarakat Karangasem lebih jeli memilih pemimpin,” ujar Karya Kartika. 

Karya Kartika mengatakan, surat pengunduran dirinya telah disampaikan ke DPD Partai Demokrat Provinsi Bali per 29 Agustus 2020 lalu. Dalam surat pengunduran diri tersebut, Karya Kartika menyebut selama 14 tahun mengabdikan diri  sebagai sekretaris DPC Demokrat Karangasem terjadi pasang surut. Pada tahun 2009-2014 dan 2014-2019, Partai Demokrat di Karangasem dinilanya sangat membanggakan. “Namun tahun 2014-2019, terjadi penurunan sangat drastis dari 5 orang anggota fraksi menjadi 2 fraksi,berdasarkan hal itulah saya sadar sudah tidak memiliki kemampuan lagi membesarkan partai Demokrat di kabupaten Karangasem,” tulisnya. W-016.

BACA JUGA  Paslon Baru Satu, KPU Karangasem Berikan Nomor Urut Satu Kepada Dana-Dipa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *