Daftar ke KPU, Paslon Amerta Tawarkan Program Perubahan Kota Denpasar

Paslon Amereta

DENPASAR- fajarbali.com | Koalisi tiga partai politik (Golkar, Demokrat, dan NasDem) pada hari terakhir masa pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar pada Pilwali tahun 2020, Minggu (6/9) mendaftarkan pasangan calon “Amerta” yang diusungnya.

Pendaftaran paket Amerta yang diawali dengan sembahyang bersama di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, diantar hanya puluhan orang guna menghindari kerumunan massa dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain didampingi Ketua Tim Pemenangan, I Wayan Mariyana Wandhira yang juga ketua DPD Partai Golkar Kota Denpasar betsama sekretarisnya, Putu Oka Mahendra, juga tampak ketua dan sekretris DPC Partai Demokrat, AA. Ketut Asmara Putra dan A.A. Gede Putra Ariewangsa, Ketua dan Sekretaris  DPC Partai NasDem, Dewa Nyoman Budiasa dan AA. Bagus Wiranata, para anggota Fraksi dari ketiga partai koalisi, tokoh senior Golkar yang kerap disapa “Sang Jenderal Kota” Ketut Suwandhi.

Paslon  Amerta yang dijagokan tiga partai koisi itu mengantongi total dukungan 33,33  persen suara parlemen atau 15 kursi dari 45 kursi di DPRD Kota Denpasar. Pasangan  Ambara dan Kerta Negara dalam pertarungannya pada Pilwali 9 Desember nanti mengaku telah menyiapkan sejumlah program terobosan untuk perubahan Koa Denpasar yang dibalut dalam bingkai “Berseri” guna menjadikan Kota Denpasar yang bersih, sejahtera, dan indah. “Kami juga hendak mempertahankan Denpasar sebagai kota berbudaya tetapi yang berkeadilan dan berdaya saing,” terang Ambara Putra,” usai mendaftar di KPU.

Ambara mengaku jika masyarakat Denpasar menghendaki  pihaknya hendak berupaya terus meningkatkan kesejahtrtaan masyatakat dengan meningkatkan PAD sehingga bisa meningkatkan UMK dan meningkatkan bantuan untuk masyarakat khususnya kalangan Sekaa Teruna dan PKK di seluruh banjar di Kota Denpasar.

Proses dan berkas pendaftaran bakal pasangan calon diterima oleh Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, didampingi tiga komisioner lainnya yakni Dewa Ayu Sekar Anggreni, Sibro Mullisyi, dan Ni Ketut Dharmayanti Laksmi, sedangkan anggota I Made Windia berhalangan hadir karena dalam kondisi kurang sehat.

BACA JUGA  Mendaftar ke KPU, Jaya Wibawa Tak Pasang Target, Mohon Dukungan Masyarakat

Arsa Jaya menegaskan pendaftaran paslon telah berjalan dengan memenuhi protokol kesehatan ketat.   Pihaknya hanya mengijinkan yang boleh masuk ke ruangan pendaftaran adalah sangat terbatas, yaitu paslon beserta istri, ketua dan sekretaris partai politik pengusung calon, ketua tim kampanye dan petugas penghubung, pimpinan dan tim KPU serta BAWASLU.

Pada  pendaftaran ini pihaknya melaksanakan verifikasi administrasi terhadap syarat calon dan pencalonan. “Semua persyaratan calon dan pencalonan  pasangan Amerta sudah memenuhi persyaratan sehingga kami bisa menerima pendaftarannya,” tandas Arsa Jaya.

Kemudian bakal pasangan calon juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan yang dijadualkan pada 7 dan 8 September mendatang di RSUP Sanglah. Sedangkan untuk penetapan pasangan calon pada 23 September, pengundian nomor urut pada 24 September, dan masa kampanye dari 26 September hingga 5 Desember 2020.

Ketua Tim Pemenangan Amerta, I Wayan Mariyana Wandhira, menegaskan, paslon yang diusung tiga partai koalisi ini tak hanya sekadar tampil, melainkan membawa misi besar yang ingin membuat perubahan besar untuk Kota Denpasar. Amerta hendak mengajak masyarakat untuk membuatr pergeseran untuk menata Kota Denpaar yang lebih baik. Untuk itu perla ada perubahan besar terutama menyangkut tata ruang, drainase yang harus mendapat perhatian serius, jika menghendaki Kota Denpasar tampil sebagai kota yang unggul dan mampu bersaing di kancah nasional bahkan internasionl.

“Sermua itu bisa terwujud manakala pemimpinnya mampu menyajikan dan mengelola program yang mempunyai tolok ukur yang jelas. Dan Amerta disiapkan untuk kearah itu,” tandas Wandhira. (car)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *