Sakit, Sukerana Tak Dampingi IGA Mas Sumatri Daftar ke KPU

AMLAPURA-fajarbali.com | Sempat molor mendatangi KPU Karangasem untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati, IGA Mas Sumatri akhirnya datang ke KPU untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati yang berpasagan dengan I Made Sukerana.

Hanya saja, kehadiran IGA Mas Sumatri tanpa didampingi calon wakil bupati I Made Sukerana yang mendadak mengalami sakit.

Meski tak didampingi calon wakil bupatinya, KPU Karangasem tetap menerima berkas pendaftaran.

Saat dikonfirmasi terkait ketidakhadiran I Made Sukerana, Ketua Tim Pemenangan Massker, I Nengah Sumardi, Jumat (4/9/2020) mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada tim penerima pendaftaran atas ketidakhadiran I Made Sukerana karena sedang sakit.

Sumardi juga mengatakan, pihaknya juga telah menyampaikan surat keterangan dari pihak berwenang atas ketidakhadiranya. “Pak Sukerana masih dalam keadaan sakit, surat yang kita sampaikan sudah memungkinkan untuk melakukan pendaftaran paket calon,hal teknis nanti disampaikan oleh KPU,” ujar Sumardi.

Sumardi juga mengakui, jika I Made Sukerana memang positif Covid-19, sehingga ada ketentuan boleh mendaftar ketika ada bukti surat dokumen hukum yang bisa ditunjukan oleh pasangan calon ke KPU sehingga boleh di daftarkan ke KPU.

Sumardi juga mengatakan, kalau dokumen pasangan calon sudah lengkap. Terkait kondisi kesehatan dari I Made Sukerana, kata Sumardi juga saat ini dalam keadaan sehat. “Keadaanya masih sehat, tapi dalam ketentuan Covid-19 kan wajib dikarantina karena hasil swab tesnya memang positif sambil menunggu imkubasi berakhir,” ujarnya.

Sumardi juga mengatakan, tertundanya pendaftaran yang seharusnya mendaftar pertama menjadi molor karena masih harus menunggu bukti surat dari RS Bali Mandara yang ditunjukkan ke KPU Karangasem.

Sedangkan, hasil swab tes dari calon bupati IGA Mas Sumatri, dinyatakan negative. “Hari ini baru kita baru ketahui, mudah-mudahan proses ini bisa berjalan dengan baik, sekarang masih menunggu proses itu agar sehat dulu barulah prosesnya baru dijalankan lagi,” ujarnya.

BACA JUGA  KPU Karangasem Buka Pendaftaran Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Sedangkan ketua KPU Bali, Dewa Agung Lidartawan, mengatakan, KPU sudah mengatur bahwa pasangan calon yang sakit boleh tidak hadir asalkan ada surat resmi dari lembaga yang mengeluarkanya.

Sedangkan, saat jadwal kesehatan misalnya jika ada Covid-19 masih diberikan kesempatan sampai 26 September. “Kalau pun nanti masih juga belum ada hasilnya, masih tetap ditunggu, tetapi resikonya masa kampanye yang akan berkurang, karena untuk menyatakan berhalangan tetap harus ada yang menyatakan begitu,” ujarnya.

Dewa Agung Lidartawan, mengatakan, proses pendaftaran tetap dilanjutkan karena memang sudah diatur.

Sedangkan yang sehat tetap melaksanakan melakukan pemeriksaan kesehatan, nanti saat penetapan calon ini juga yang harus diterapkan.

“Itu sudah dipikirkan oleh KPU, bisa saja hal seperti ini terjadi di tempat lain, yang jelas prosesnya tetap dilanjutkan,” ujarnya lagi. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *