Bawaslu Rekomendasikan Soal Dua ASN ke Bupati Jembrana

Rapat pleno Bawaslu Jembrana

NEGARA-fajarbali.com | Terkait hasil klarifikasi masalah dua ASN yang dilaporkan Putu A, karena diduga ikut berpolitik, diplenokan Bawaslu Jembrana, Kamis (3/9/2020).

Dalam pleno tersebut diikuti Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Adi Mulyawan dan anggotanya. Pande Made Ady Muliyawan seusai rapat pleno menyampaikan kedua ASN yang dilaporkan itu tidak melakukan pelanggaran Undang Undang tentang Pilkada.

Namun hasil pemeriksaan dokumen/saksi, kajian serta musyawarah diduga telah memenuhiunsur-unsur pelanggaran hukum lainnya dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil kajian ini dibuatkan surat rekomendasi kepada Bupati Jembrana.

“Selanjutnya rekomendasi tersebut dilanjutkan ke Bupati Jembrana. Selanjutnya Bupati yang akan memutuskan dan juga memberikan sanksinya,” ujarnya.

Menurut Pande, setelah dengan melakukan kajian maka kedua ASN itu melanggar peraturan lainnya yakni PP No 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korp dan kode etik PNS pasal  11 huruf c. Pada pasal itu disebutkan dalam etika terhadap diri sendiri, PNS atau ASN wajib menghindari konflik kepentingan pribadi kelompok dan golongan. Tak hanya itu juga dinilai melanggar Peraturan Mentri PAN RB No B /71/ M.S.M 000.00/2017 tanggal 27 Desember  2017.

Disana disebutkan PNS  dilarang melakukan perbuatan atau terlibat politik praktis. Termasuk mengunggah,  komentar, nge like dan sejenisnya baik foto bakal calon, visi misi dan yang terkait dengan calon. Berkaitan dari hasil pleno bahwa rekomendasi itu akan ditindaklanjuti ke atasannya sesuai perundang-undangan yang berlaku. Aturan tak hanya untuk laporan pertama, tetapi juga berlaku untuk laporan yang kedua.

Sementara di tempat terpisah, Bupati Jembrana Putu Artha Kamis (3/9/2020) mengatakan dua ASN itu tidak ada maksud lain atau kepentingan tertentu, namun hanya menyampaikan terkait peningkatan pariwisata yang kebetulan berisi slogan berkembang. “Sedikitpun tak ada maksud lain, cuma saya ingatkan kepada ASN , mohon ke depan lebih berhati-hati lagi,” ujarnya mengingatkan. (pram)

BACA JUGA  Pilkada Jembrana 2020, Paket Bangsa Didukung Partai Bulan Bintang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *